Pengertian jQuery Dan Penggunaannya – Untuk yang lagi berlatih menguasai JavaScript tentu kerap mengikuti sebutan jQuery. Sesungguhnya, apa yang di maksud dengan jQuery? jQuery merupakan pusat koding JavaScript yang terkenal. Bahasa pemrograman atau koding ini di temukan atau di prakaryai oleh John Resig pada 2006 buat mempermudah developer dalam memakai serta menerapkan JavaScript di web website. jQuery tidaklah bahasa pemrograman bebas, namun bisa dipakai bersama dengan JavaScript. Dengan jQuery, Kamu bisa melaksanakan banyak perihal.

Pengertian jQuery Dan Penggunaannya

Pengertian jQuery Dan Penggunaannya
duniailkom.com

benjaminsterling – Semacam yang kita tahu bersama, menulis isyarat tidaklah kewajiban yang gampang, serta sering- kali bukan kewajiban yang gampang, paling utama kala banyak string isyarat wajib ditambahkan serta diaktifkan. Di sinilah jQuery berfungsi. Guna jQuery memampatkan sebagian baris isyarat jadi satu guna, jadi Kamu tidak butuh menulis balik seluruh isyarat buat menuntaskan kewajiban.

Contoh jQuery

Kamu cuma butuh meningkatkan sebagian baris isyarat buat membuat dampak sliding. Maanfaatkan perintah ataupun command SlideDown( ), SlideUp( ), serta SlideToogle( ).

$(“#flip”).click(function(){
$(“#panel”).slideDown();
});

Anda juga dapat menyembunyikan elemen HTML dengan command, seperti Hide() dan Show().

$(“#hide”).click(function(){
$(“p”).hide();
});
$(“#show”).click(function(){
$(“p”).show();
});

Berikut contoh dari animasi:

$(“button”).click(function(){
$(“div”).animate({
left: ‘250px’,
height: ‘+=150px’,
width: ‘+=150px’
});
});

Di bawah ini adalah code snippet untuk melakukan manipulasi CSS:

$(“button”).click(function(){
$(“h1, h2, p”).toggleClass(“blue”);
});

 

Fitur Penting jQuery

Salah satu alibi kenapa jQuery amat terkenal serta banyak dipakai merupakan keahlian rute platformnya. jQuery dengan cara otomatis hendak membenarkan kekeliruan serta mempunyai guna yang serupa semacam dikala dijalani di browser semacam Chrome, Firefox, Ekspedisi, MS- Edge, IE, Anroid, serta iOS.

Terdapatnya jQuery pula mempermudah pemakaian Ajax. Ajax menjajaki sistem kegiatan asinkron, umumnya diawali dengan isyarat yang lain. Maksudnya, isyarat yang ditulis dalam Ajax bisa berbicara dengan server serta menginovasi kontennya tanpa wajib muat balik laman terlebih dulu.

Sayangnya, memakai Ajax tidak senantiasa lembut. Tiap browser mengaktifkan Ajax Api dengan metode yang berlainan. Oleh sebab itu, isyarat wajib diatur supaya bisa dijalani di seluruh tipe browser sebesar bisa jadi. Bila dicoba dengan cara buku petunjuk, membuat serta mempersiapkan isyarat dapat jadi susah serta menyantap durasi. Untungnya, jQuery bertanggung jawab atas banyak profesi teknis serta memodifikasi isyarat supaya berperan dengan seluruh browser website.

Terdapat pula guna pembedahan Basilika( Document Object Bentuk), yang mempunyai sebagian tata cara penyusunan isyarat. Singkatnya, lewat akal busuk Basilika, Kamu bisa dengan gampang memasukkan ataupun menaikkan serta menghilangkan bagian Basilika yang terdapat serta” sela waktu baris” di laman HTML.

Kamu pula bisa membuat kartun dengan lebih gampang memakai jQuery. Silakan merujuk ke bagian isyarat kartun pada ayat tadinya, seluruhnya dibungkus dalam sebagian baris isyarat. Kamu cuma butuh memasukkan ataupun meningkatkan elastis.

Memakai jQuery apalagi bisa mengaktifkan penjelajahan akta HTML, mempraktikkan dampak, serta mengatur kegiatan.

 

 

Kelebihan jQuery

jQuery memiliki banyak keunggulan. Bahkan slogan “tulis lebih sedikit, lakukan lebih banyak” sebenarnya mewakili keunggulan jQuery. Jika Anda mengetahui dan memahami cara menggunakan jQuery (yang sangat sederhana), maka Anda pasti dapat melakukan banyak hal yang rumit.

jQuery adalah salah satu pustaka JavaScript paling populer, sehingga Anda dapat membaca banyak sumber daya online seperti artikel dan tutorial. Meskipun Anda memiliki pemahaman dasar tentang JavaScript, Anda tetap tidak dapat mengesampingkan HTML dan CSS.

Singkatnya jika Anda saat ini sedang menggunakan JavaScript, wajib juga untuk mengetahui apa itu jQuery dan menggunakannya, karena bahasa pemrograman tersebut memiliki banyak kelebihan. Satu-satunya kelemahan adalah tingkat kesulitan yang harus Anda hadapi saat belajar menggunakannya.

 

Mengapa harus menggunakan jQuery?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda harus membuat 1 atau 2 kode program JavaScript. JavaScript sangat kuat untuk menangani elemen HTML, tetapi juga tidak mudah digunakan dan “agak rumit”.

Sebagai contoh, untuk mencari sebuah element HTML, dengan JavaScript kita menggunakan fungsi getElementById():
var x = document.getElementById(“tombol”);

Dengan menggunakan jQuery, penulisannya scrip jauh lebih singkat:
var x = $ ( ” # tombol ” ); ( “kode tersebut gunakan tanpa spasi”)

Selain itu (seperti halnya CSS), ada beberapa perbedaan dalam implementasi JavaScript dari satu browser web ke browser web lainnya. Kode JavaScript yang berjalan lancar di Mozilla Firefox mungkin tidak selalu berjalan di Internet Explorer, dan sebaliknya. Versi berbeda dari setiap browser web dapat memperburuk situasi ini.

Untuk mengatasi masalah ini, jQuery memiliki fungsi bawaan yang dapat mendeteksi browser web dan menyediakan fungsi pengganti. Oleh karena itu, kami tidak perlu khawatir tentang implementasi JavaScript yang berbeda dari setiap browser web.

jQuery juga menyederhanakan fungsi JavaScript tingkat lanjut, seperti AJAX (Asynchronous JavaScript and XML). Untuk menggunakan AJAX, kita hanya membutuhkan beberapa baris perintah.

Fitur lain dari jQuery (mungkin alasan terpenting), jQuery menyediakan berbagai macam efek animasi yang menarik. Beberapa di antaranya sangat mudah digunakan, hanya membutuhkan 1 atau 2 baris kode. Khususnya untuk membuat efek animasi semacam ini, jQuery juga memiliki jQuery UI yang berfokus pada animasi dan interaksi pengguna.

jQuery juga memiliki berbagai plug-in atau kode lain untuk fungsi lanjutan, seperti membuat efek slideshow dan carousel gambar untuk jQuery mobile. Efek ini didasarkan pada kode jQuery dasar.

jQuery memiliki banyak fungsi, jadi tidak mengherankan jika jQuery sangat populer. Tidak jarang programmer pemula mengetahui jQuery lebih baik daripada JavaScript.

 

Cara Menginput File jQuery ke HTML

Cara Menggunakan jQuery Paling Sederhana Pada dasarnya, jQuery hanyalah file javascript eksternal. Untuk menggunakan jQuery, kita harus mengunduh file jQuery dan menautkannya menggunakan tag <script>. Ada dua cara untuk menyertakan file jQuery: unduh dan akses jQuery secara lokal, atau gunakan CDN (Content Delivery Network). Cara mengunduh dan mengakses jQuery di komputer guna memakai jQuery secara (offline), kita harus mengunduh file jQuery kemudian mengaksesnya melalui tag <script>. Silakan kunjungi situs web resmi jQuery jquery.com. Ada tombol “Unduh jQuery” di sudut kanan atas. Klik tombol ini. Kita akan dibawa ke halaman jquery.com/download. Di bagian ini, Anda dapat melihat 2 versi dan 2 jenis file jQuery.

Pada saat penulisan, ada dua versi jQuery: jQuery 1.x dan jQuery 2.x. Apa perbedaan diantara keduanya? Perbedaan antara jQuery 1.x dan jQuery 2.x Perbedaannya  adalah jQuery 2.x tidak didukung  Explorer 6, 7 dan 8. Jika programmer tidak lagi peduli dengan ‘IE’, silakan unduh versi 2.x. Namun, jika Anda sedang menjalankan atau masih menggunakan IE 8, silakan unduh versi 1.x. Dalam tutorial ini, saya akan menggunakan jQuery versi 2.x atau tepatnya jQuery 2.1.4 Versi terkompresi dan tidak terkompresi Setelah memilih versi, kita juga harus memilih antara versi terkompresi dan versi tidak terkompresi. Kedua file ini sebenarnya memiliki kode jQuery yang sama. Perbedaannya adalah versi terkompresi lebih kecil karena semua karakter yang tidak diperlukan (seperti spasi dan baris komentar) telah dihapus. Akibatnya, versi file jQuery yang dikompresi menjadi lebih kecil, tetapi tidak dapat dibaca.

 

Jika Anda ingin mempelajari kode di jQuery (atau memperpanjangnya), pilih versi yang tidak dikompresi. Anda dapat mengunduh sendiri kedua versi tersebut untuk melihat perbedaan di antara keduanya. Cara mengunduh jQuery Dalam tutorial ini, saya akan menggunakan versi jQuery 2.1.4 yang tidak dikompresi. Silakan klik kanan link “Download uncompressed development jQuery 2.1.4” dan pilih “Save As”. Simpan file jquery-2.1.4.js di lokasi yang mudah diakses. Saya sudah menyiapkan folder learning_jquery di drive D, jadi saya menyimpannya di D: \ Belajar_jquery. Tautkan file jQuery dengan HTML Untuk menghubungkan file jQuery dengan HTML, kita hanya perlu menambahkan tag <script> dan alamat file jquery-2.1.4.js, seperti gambar di bawah ini:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta charset=”UTF-8″>
<title>Belajar jQuery Benjaminsterling</title>
<script src=”jquery-2.1.4.js”></script>
</head>
<body>
</body>
</html>

Kode HTML di atas harus ditempatkan dalam folder dengan file jquery-2.1.4.js. Jika Anda telah mempelajari HTML dan CSS, Anda akan terbiasa dengan tujuan menempatkan file-file ini. Cara memasukkan file jQuery menggunakan CDN Cara lain untuk dapat menggunakan jQuery adalah dengan mengakses file jQuery yang ditempatkan di CDN (Content Delivery Network). Singkatnya, CDN adalah hard drive global yang dapat diakses siapa saja. Ada banyak pilihan untuk CDN. Kali ini saya akan menggunakan Google CDN, jadi kode HTML-nya terlihat seperti ini:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta charset=”UTF-8″>
<title>Belajar jQuery Benjaminsterling</title>
<script src=”https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/2.1.4/jquery.min.js”>
</script>
</head>
<body>
</body>
</html>

Dengan menggunakan CDN, kita tidak perlu repot-repot mendownload file jQuery. Namun, agar berfungsi dengan baik, itu harus selalu online (terhubung ke Internet). Dalam tutorial ini, kami mengunduh file jQuery dan menautkannya dengan HTML. Tetapi kode di atas tidak melakukan apa-apa.

 

Benjamin Sterling - Informasi jQuery Terlengkap